Selasa, 26 Maret 2013

peElpe server not found

Asyiiik nulis lagi ni, sangat lama sekali tak berkunjung ke blog dan menulis apapun yg pengen ditulis. Kawand sudah 37 hari saya menginjakan kaki di sini, di tempat plp (pelatihan lapangan propesi) yg sesuatu sekali bagiku (kamana atuh sahrini). Ditemani kawandku yg super duper kaya permen dan pembimbingku yg manis asem asin kaya nano-nano (semoga orang'a kagak baca ini blog). Yaah begitulah plp ku, berkumpul dengan orang2 yang ruarbiasa sebenarnya, cuman entah kenapa berat nyebutin kata luarbiasa itu hahaha..

Kenapa harus saya bilang ruarbiasa?
karena semua perjuangan itu dibangun dengan waktu yg tidak sedikit, ikhtiar yang pastinya tidak asal-asalan dan tentunya kocek yang turun dari hati orang2 yang mau berbagi dan berkontribusi utk pendidikan, utk SDM yang lebih baik. Padahal dibeberapa kota pelatihan animasi itu bisa berjuta2, lha ini FREE bapak ibu GRATIZ om tante dan sodara-sodara sekaliaaaan. (teriak dari puncak jaya wijaya :P). Sejatinya belajar memang kita lakukan dari buayan ibu sampe liang lahat, kita musti mati2an tuch mencari ilmu. Oleh karena itu budaya berbagi ilmu untuk siapapun, kapanpun dan dimanapun memang tidak boleh dipandang pake kacamata hitam (nah lo). Yoaaa, maksutnya, kita melihat orang yg berbagi ilmu itu tidak sebelah mata, tapi seharusnya kita harus bangga, mengapresiasi dan mendukung orang yang secara sukarela berbagi wawasannya.

Jadi inget firman Allah tentang orang yg berbagi, yg intinya jangan itungan, klo itungan maka Allah akan memberi rizqi kpd Mu dengan itungan juga. Tentunya siapa yg banyak memberi ia akan banyak menerima pula, dan ingatlah bahwa rizqi itu tidak selalu uang. Bisa berupa kesehatan, umur panjang, bahagia lahir batin, keluarga yg sholeh-sholehah, istri atau suami yang sholeh. Banyak bukan...??

Oia, sebenernya ada sesuatu yg mengganjal yg melatar belakangi tulisan ini dimuat. Apa coba?
Hmmm, disana ane merasa kaum minoritas. Bukan masalah perempuannya yg sedikit, tapi karena akhwat, ya ya karena akhwat (yo know laa) cuman ane doank. Masya Allah.... -___-"
sebenarnya itu sih biasa, ngga luar biasa. Toh mut juga sebenarnya biasa bergaul sama temen2 yang gokil gila, yang edan2. Halaaaah #apasih

Permasalahannya sederhana, 2 bln aq disana aku merasa jauh sama Allah. (sedih kan?) Iya soalnya aq ngerasa disana tuh fokus banget sama dunia, lirik kanan orang lagi pesbukan, lirik kiri orang yg lagi buat animasi pake blender, lihat ke depan ada papan, hehe maksudnya orang yg sibuk dengan kerjaannya, entah itu main game, ngedesain, nonton de el el daaah pokoknya. lihat kebelakang juga gk jauh beda. Disana aku tak pernah mencium wanginya akhirat kawan, terkadang sedih hati melihat semua itu. Ingin sekali mengingatkan, tapi rasanya so tau, so alim, so - sis so sin  so baso (lhaahaaa, jd makanan bgni...)

Pernah terbesit dalam pikiran, ingiiin banget ngadain pengajian (whualaaa...) tapi pastinya itu cuman khayalan, tp aslinya sungguh khayalan yg indah jika melihat mereka adalah orang yg pandai animasinya dan tinggi pemahaman agamanya, dibarengi suka mengaji. Subhanalloh walhamdulillah bangeeeet daah...

Miris sebenarnya melihat beberapa orang dengan santainya meninggalkan sholat tanpa ada perasaan bersalah sedikitpun. Hmm kasian banget juga sih sama pemimpin and gegeduk disana yg tak pernah mengingatkan anak buahnya utk beribadah. Semoga saja kita semua tidak saling menjatuhkan di akhirat kelak (aamiin)

-sekian, kapan2 aq sambung lg yuaaa-

Sabtu, 16 Februari 2013

Sebuah Doa Untuk Catatan di lauh Mahfuzh


Bismillah,
Atas inspirasi dan ijin dari Allah, aku mampu menulisnya...

Apakah kamu pernah merasakan sesuatu yang indah?
bukan, bukan dipandang mata..
atau merdu terdengar telinga..
tapi sesuatu rasa yg tiba2 Allah titipkan di dalam hati
tidak terdefinisikan
pasti kau tau apakah itu
bolehkah aku berpesan untuk hatimu kawand...

ingatlah,
setiap hati dalam diri adalah raja, karena hati mampu mengendalikan setiap akal manusia.
Namun berbeda dengan akal, ia tidak mampu mengendalikan hati manusia. Hati adalah hidayah Allah yang melebihi hidayah-hidayah lainnya. Maka jelas sudah, jika kau memiliki perasaan terhadap makhluk Allah maka hal itu nyatanya tak bisa kau lukiskan dengan sempurna. Karena sering kali tak logis, tak masuk akal dan tanpa kau mengerti. Allah maha bijaksana menitipkan dan melukiskan semua perasaan indah itu. Subhanallah...

Tapi kawand sekali lagi ingatlah,
Sebuah rasa yang Allah titipkan itu bukan berarti dengan murahnya engkau umbar. Engkau obral karena lantaran suka, karena anggapan lumrah dan fitrah manusia. Bukan, bukan seperti itu menurutku, tolonglah mari kita renungkan bersama dengan hati ikhlas dengan cahaya kebenaran.

Bagiku menyayangi seseorang bukan pada haknya adalah ujian keimanan. Karena tak sedikit yang tergelincir karenanya, mengagung-agungkan rasa yang semu, atau bahkan mengatasnamakan karena Allah. Mengapa aku katakan semu? karena bisa jadi ia terbingkai atas bisik nafsu, terlihat indah padahal mudharat. Terasa bahagia padahal dosa dan tidak disadari terus mengalir menjadi bendungan maksiat. (naudzubillah) Menyayangi makhluk Allah yg belum halal utuk disayangi bagiku adalah penderitaan, karena pikiran dan hati dibuat berzinah. Sedih, karena terbukti belum mampu menjaga pandangan dari anak panah syetan.

terus, kita gk boleh gitu punya perasaan yang indah itu?
Tentu saja boleh, asalkan mampu membingkainya dengan cahaya. Tidak diobral, justru dengan perasaan itulah seharusnya menjadi jalan kita mendekat kepada sang pemilik keindahan. Solusi kongkritnya adalah dengan menguasai hati.

Dengan menguasai hati maka kita menjadi manusia yang berakal, tetapi jika kita menguasai akal maka kita adalah manusia yang tidak berhati.

Berhati hatilah dengan hati....


lalu mengapa,
harus menuai padi sebelum musim panen?
berbuka sebelum magrib?
bukankah semua itu ada waktunya...

Untukmu yang dulu pernah Allah pertemukan di alam ruh,
Allah telah memilihkan mu saat empat bulan usia kandungan mama.
Sejak saat itu namamu sudah Allah tulis di lauhul mahfudz
meski kini aku tak tau...

pintaku, bersabarlah dengan takdirNya
kelak kita akan dipertemukan di waktu yang tepat
tidak cepat, tidak pula lambat...
Allah maha tau yang terbaik untuk hambanya.

maka untuk detik waktu ini
tidak usah engkau risau...
cukup dengan menjaga diri dan hati
mendekat padaNya dan memperbaiki diri

jadikanlah aku orang pertama dan terkhir untuk kau sayang setelah ibu.
semoga Allah menjagamu dengan penjagaanNya...

Sebuah catatan kehidupan.
Ditulis dengan bait2 doa, bukan kegalauan atau ratapan tak bermakna.
Ditulis dengan hati lapang dan tidak sedang 'Falling in Love',
cukup, semua rasa itu hanya untuk seseorang yg telah Allah gariskan saja....

Jumat, 04 Januari 2013

Gemiliang itu ada


By: Gama Fatul

Setiap Manusia ingin bahagia
Dalam menjalani segala
Liku hidup yang selalu meraja
Hanyalah, hanya fatamorgana

Kadang manusia ingin bahagia
Tanpa disertai usaha
Seakan semua tiada nyata
Bagai mimpi-mimpi hampa

Reff:
Bergegas kau raih gemilang cahayamu
Dalam melangkah dalam semangat jiwamu
Walau rintangan selalu saja menghadang
Percaya gemilang itu ada

Bridge:
Kau tertatih ‘tuk gapai bahagia
Tapi percayalah kau ‘kan meraihnya
Kau terjatuh dan kaupun terluka
Tapi percayalah gemilang itu ada

Do'aku


Mohon dengarkan Aku malam ini
Untuk ringankan langkah kaki
Dengarkan...

Doaku semoga aku tak terlambat memberi yang terbaik dari hidupku
Semoga Kau terima semua ibadahku
Masukkanlah diriku untuk kekal di SurgaMu

Mohon pilihkan dari yang kupinta
Pilih yang terbaik untukku
Doaku...

Doaku semoga Aku tak terlambat
Memberi yang terbaik dari hidupku

Semoga Engkau terima semua ibadahku
Masukkanlah diriku untuk kekal di Surga-Mu

 By : Ali

Hitam Putih


Album : Hitam Putih
Munsyid : Faliq
http://liriknasyid.com

hitam putihku disini
hitamnya mungkin lebih dari putih
aku akui ku takkan pernah berhenti
menghambakan diri meski aku masih sehitam jelaga

rindu aku tak berujung
sampai tiba nanti aku bertemu
dengan-Mu Tuhan pengasih maha penyayang
menghambakan diri meski aku tak seputih harapan-Mu

Reff:
Kau yang kucinta selama-lamanya
sehitam apapunku putihkanku dengan ampunan-Mu
kau yang kupuja tuk selama-lamanya
tak kan pernah berhenti aku berharap cinta
rahmat dan kasih sayang-Mu
Allah yang maha kuasa

Rabu, 05 Desember 2012

Jengah...

Rabb, aku tak tahan lagi...
aktifitas ini begitu meggunung.
bingung mau menyelesaikan yang mana.

satu demi satu berdatangan dan meneriakiku untuk diselesaikan.
observasi kuliah,
proposal,
tempat PLA,
tugas tugas TK yang setumpuk
dari mulai mengajar, bikin soal, sampe ngurusin masalah keuangan dan Te U
belum pekerjaan rumah
belum lagi nutor
oH iya ada lagi, rapat rangger, prepare utk mentoring adik dan kunjungan :(
Allah maaf, tapi aku tak ingin mengeluh...
Aku hanya berusaha bersyukur dan mencoba menjalankan semua ini dengan baik
Bismillah, semoga @_@

Jumat, 19 Oktober 2012

titipan uang dari langit

Pernahkah anda membayangkan hujan uang? atau tiba2 anda memiliki pohon uang yang tak pernah habis? Sesaat saya berfikir, dalam dunia nyata ini rasanya tidak mungkin. barangkali itu hanya khayalan atau imajinasi saya saja. 

Tepatnya dua tahun yang lalu, nyatanya ini bukanlah mimpi atau khayalan semata. Saya sebenarnya malu, untuk menceritakan kebenran ini, karena sungguh. Bagi saya ini adalah uang yang datang dari langit tanpa pernah saya pikirkan sedikitpun. Bagaimana tidak, karena tepat ketika saya menulis ini, saya menulis menggunakan sebuah laptop yang uangnya berasal dari langit.

Yang membuat saya malu adalah, saya merasa bukan apa dan siapa-siapa. Sering kali lupa bahkan lalai dalam menjalankan perintahNya. Namun Allah memang sedang menguji saya, uang dari langit itu bagi saya bukan sebuah kesenangan berkepanjangan. Tapi sedih dan malu yang tak berkesudahan, bagaimana tidak karena semua ini :
  1. ini menyangkut masalah amanah
  2. ini berhubungan dengan masalah syukur atau kufur
  3. ini adalah sebuah perhitungan antara halal dan haram.
  4. ini... ya smua ini sungguh..sungguh berat.
Maaf ya Rabb...